Pemda Luwu Timur Dinilai Tidak Transparan saat Serahkan Laporan Kegiatan Fisik Kepada DPRD

suhardi, 07 Dec 2019, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

LUWU TIMUR – Pemerintah Daerah (Pemda) Luwu Timur dinilai tidak transparan dan setengah hati dalam menyerahkan laporan kegiatan fisik ke anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Faktanya, dokumen kegiatan fisik yang diterima oleh anggota DPRD tidak sepenuhnya dilaporkan ke DPRD. Seperti kegiatan yang anggarannya melalui APBD Perubahan (APBDP) 2019.

“Dari data yang kami pegang dalam rangka kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) kegiatan fisik dilapangan, tertulis sejumlah kegiatan yang masuk dalam laporan tidak dijelaskan siapa PPK pekerjaan, siapa konsultan perencanaan, siapa konsultan pengawas dan siapa kontraktor pelaksanaannya,” kata Alpian Alwi, anggota DPRD Luwu Timur dari fraksi Hanura, kepada awak media, Jumat (06/12/19).

Lanjut Alpian, bahwa yang tertulis dalam laporan kegiatan fisik tersebut hanya pada kolom keterangan yakni PL atau penunjukan langsung saja sehingga dalam kegiatan Monev ini ada kesulitan dalam menemukan lokasi kegiatan.

Legislator Hanura ini juga menambahkan, apa lagi jika itu kegiatan pemeliharaan dengan nilai yang sangat besar atau diberi secara gelondongan lalu kemudian anggaran dipecahkan dan kegiatannya tersebar di Luwu Timur.

“Oleh Pemda sendiri jika itu kegiatan pemeliharaan anggarannya gelondongan dan kegiatannya tersebar di Luwu Timur. Pertanyaannya kemudian mana data kegiatan tersebut, dimana lokasinya, anggarannya berapa, siapa pelaksananya,” tandas Alpian.(***)

 
PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu